Pembuatan Website

Berapa Biaya Pembuatan Website Hotel dan Villa? Rincian yang Jujur

Ilustrasi tim web developer sedang membangun website

"Berapa biaya bikin website hotel?" Jawabannya bisa Rp1 juta, bisa juga puluhan juta. Masalahnya, dua penawaran dengan harga sangat berbeda sering tidak sedang menawarkan barang yang sama.

Artikel ini merinci biaya pembuatan website hotel dan villa per komponen, mana yang dibayar sekali dan mana yang rutin, supaya Anda bisa membandingkan penawaran dengan adil. Di akhir ada cara menghitung apakah website Anda balik modal.

Komponen biaya website hotel

KomponenSifat biayaCatatan
Domain (namavilla.com)Per tahunPastikan terdaftar atas nama properti Anda.
HostingPer tahunTempat website disimpan. Menentukan kecepatan dan keamanan.
Desain dan pembuatanSekali, atau termasuk paketTergantung jumlah halaman, bahasa, dan tingkat kustomisasi.
Booking engineBulanan atau per bookingSetiap penyedia punya model sendiri. Tanyakan sejak awal.
Pembayaran onlinePer transaksiPayment gateway memotong biaya kecil dari setiap pembayaran.
KontenSekaliFoto profesional dan teks. Sering jadi pembeda terbesar hasil akhirnya.
PerawatanRutinPembaruan keamanan, perubahan harga dan foto, cadangan data.

Kenapa harga penawaran bisa sangat berbeda

  • Template dipakai ramai-ramai vs desain sendiri. Template murah, tapi website Anda akan mirip dengan puluhan properti lain.
  • Brosur vs mesin booking. Website tanpa booking engine dan pembayaran online jauh lebih murah dibuat, tapi juga tidak menghasilkan booking langsung.
  • Satu bahasa vs dua bahasa. Untuk properti di Bali, versi Inggris hampir selalu dibutuhkan.
  • Dengan atau tanpa SEO. Website yang tidak disiapkan untuk pencarian jarang ditemukan tamu di Google.
  • Biaya tahun kedua. Beberapa penawaran murah di tahun pertama, lalu mahal saat perpanjangan. Tanyakan biaya per tahun, bukan hanya biaya awal.

Harga website di Utara Digital

Website hotel dan villa kami mulai dari Rp2.000.000 per tahun, sudah termasuk domain dan hosting. Harga akhirnya tergantung jumlah halaman dan bahasa, serta perlu atau tidaknya booking engine dan pembayaran online. Kami tuliskan rinciannya di penawaran, termasuk biaya tahun-tahun berikutnya, supaya tidak ada kejutan.

Kapan website balik modal?

Cara paling sederhana adalah membandingkan biayanya dengan komisi OTA yang tidak perlu Anda bayar untuk setiap booking langsung.

Contoh hitungan: kamar Rp1.000.000 per malam, dengan komisi OTA 18%. Setiap malam yang dipesan lewat website sendiri menghemat Rp180.000. Website dengan biaya Rp2.000.000 per tahun sudah tertutup oleh komisi yang dihemat dari sekitar 11 malam booking langsung dalam setahun.

Angka Anda tentu berbeda, tapi hitungannya sama: biaya website per tahun dibagi komisi yang dihemat per malam. Untuk memahami komisi OTA lebih detail, baca cara menghitung promo OTA.

Tanda penawaran yang perlu diwaspadai

  • Domain didaftarkan atas nama penyedia jasa, bukan atas nama properti Anda.
  • Tidak ada rincian biaya perpanjangan tahun berikutnya.
  • Tidak bisa menunjukkan contoh website yang sudah menerima booking.
  • Janji "pasti halaman satu Google". Tidak ada yang bisa menjamin itu.

Sebelum membandingkan penawaran, tulis apa yang Anda butuhkan: jumlah tipe kamar, bahasa, booking online atau tidak, dan pembayaran apa saja yang ingin diterima. Minta setiap penyedia menawar daftar yang sama, supaya harganya bisa dibandingkan.

Apa saja yang harus ada di website booking? Lihat 10 hal yang wajib ada di website booking hotel, atau langsung ke halaman jasa pembuatan website hotel dan villa kami.

Mau kami
yang tangani?

Hubungi Kami →