Manajemen Media Sosial

Cara Meningkatkan Direct Booking Hotel dan Villa lewat Media Sosial

Ilustrasi halaman pemesanan langsung di website hotel

Akun Instagram properti Anda ramai: like banyak, komentar "cantik banget", follower terus bertambah. Tapi booking tetap datang dari Booking.com dan Agoda, lengkap dengan komisinya. Di mana putusnya?

Biasanya bukan di kontennya, tapi di jalur setelah konten. Artikel ini membahas cara meningkatkan direct booking hotel dan villa lewat media sosial: jalurnya dari konten sampai pemesanan, konten yang menjual tanpa terasa jualan, dan cara mengukur hasilnya.

Kenapa direct booking layak dikejar

  • Tanpa komisi OTA. Setiap booking langsung menyelamatkan belasan sampai dua puluhan persen dari nilai kamar.
  • Data tamu jadi milik Anda. Nama, email, dan nomor WhatsApp tamu, yang bisa Anda hubungi lagi untuk kunjungan berikutnya, tentu dengan izin mereka.
  • Hubungan langsung. Permintaan khusus, upsell seperti antar-jemput atau paket makan malam, dan penyelesaian masalah tanpa perantara.

OTA tetap penting untuk menjangkau tamu baru. Tujuannya bukan meninggalkan OTA, tapi menambah porsi tamu yang datang langsung.

Petakan jalurnya: dari konten ke pemesanan

Coba jalani sendiri sebagai calon tamu, dari HP:

  1. Tamu melihat Reels Anda. Apakah nama properti dan lokasinya jelas?
  2. Tamu membuka profil. Apakah bio menjelaskan apa Anda dan di mana, dengan satu link yang jelas?
  3. Tamu mengklik link. Apakah halamannya cepat di HP, dan tombol "Pesan" terlihat tanpa perlu scroll jauh?
  4. Tamu memilih tanggal. Apakah harga dan ketersediaan langsung muncul, atau ia diminta "hubungi kami untuk harga"?
  5. Tamu ragu dan mengirim DM atau WhatsApp. Apakah dibalas dalam hitungan menit, atau besok?

Setiap langkah yang macet adalah tempat tamu kembali ke OTA. Sering kali perbaikan terbesarnya bukan konten baru, tapi website dengan booking engine yang cepat, dan balasan WhatsApp yang sigap.

Konten yang menjual tanpa terasa jualan

Postingan "Promo 20%! Book now!" jarang berhasil di media sosial. Yang bekerja adalah konten yang membuat orang membayangkan dirinya di sana:

  • Destinasi dan sekitar. Warung favorit tim, jalur trekking dekat properti, sunrise dari sawah sebelah. Orang memesan pengalaman, bukan kamar.
  • Di balik layar. Persiapan sarapan, tim housekeeping merapikan kamar, persiapan acara. Konten seperti ini membangun rasa percaya.
  • Tamu nyata. Repost konten tamu, dengan izin dan dengan menyebut akunnya. Ini bukti sosial yang paling kuat.
  • Jawaban atas pertanyaan yang sering masuk. Jarak dari bandara, apakah ada parkir mobil, aman untuk anak atau tidak. Satu video pendek bisa menjawab puluhan DM.

Setelah itu, beri alasan untuk memesan langsung, lewat nilai tambah dan bukan potongan harga yang merusak paritas: sarapan gratis, antar-jemput bandara, late check-out, atau fleksibilitas ubah tanggal untuk tamu yang memesan di website.

DM dan WhatsApp adalah meja resepsionis Anda

Banyak tamu Indonesia, dan makin banyak tamu asing, lebih suka bertanya dulu sebelum memesan. Perlakukan DM dan WhatsApp seperti telepon resepsionis:

  • Balas secepat mungkin di jam aktif. Tamu yang menunggu sering sudah memesan di tempat lain.
  • Siapkan template untuk pertanyaan umum, tapi sapa dengan nama.
  • Akhiri dengan langkah jelas: link pemesanan untuk tanggal yang ditanyakan.

Reputasi: ulasan adalah konten juga

Tamu yang menemukan Anda di media sosial hampir pasti membaca ulasan sebelum memesan, di Google, TripAdvisor, atau OTA. Balas setiap ulasan dengan tenang dan tulus. Kalau ada keluhan yang berulang, perbaiki masalahnya, lalu tunjukkan perbaikannya di konten Anda.

Ukur yang penting

Follower dan like enak dilihat, tapi yang dihitung adalah booking. Minimal siapkan:

  • Link dengan penanda (UTM) di bio dan di setiap kampanye, supaya terlihat berapa kunjungan website yang datang dari Instagram, TikTok, atau Facebook.
  • Pelacakan konversi di booking engine, supaya booking bisa ditelusuri ke sumbernya.
  • Catatan sumber booking lewat WhatsApp. Tanyakan saja, "tahu kami dari mana?"

Setelah angka ini ada, Anda tahu konten mana yang benar-benar mendatangkan tamu. Kalau ingin mempercepat, iklan Meta yang menarget orang yang sudah pernah melihat konten atau website Anda biasanya jauh lebih efisien daripada iklan ke orang asing. Kami bahas di halaman digital marketing hotel.

Mulai minggu ini: jalani jalur pemesanan dari HP seperti tamu, catat setiap langkah yang macet, perbaiki yang paling awal lebih dulu, lalu pasang link ber-UTM di bio.

Butuh tim yang menjalankan konten, balasan DM, dan pengukurannya setiap hari? Itu yang kami kerjakan di jasa kelola media sosial hotel. Untuk strategi kontennya sendiri, baca strategi media sosial untuk hotel dan villa.

Mau kami
yang tangani?

Hubungi Kami →